Tuesday, April 20, 2021

SYARAT DAN KETENTUA

 Harga pakaian yang diatas Rp. 150.000 WAJIB masuk kelayanan. Kami tidak melayani segala bentuk komplain di atas 1×24 jam sejak waktu pengambilan laundry. Segala jenis bentuk komplain harus disertai dengan nota/struk dan KTP asli yang sesuai dengan nota. Tanpa nota/struk dan KTP asli, komplain tidak akan dilayani.

Wednesday, January 29, 2020

Cara Mengurus Izin Usaha Laundry


Izin Usaha Laundry

Usaha laundry memang sedang menjamur baru-baru ini. Ya, siapa yang tidak tergiur dengan bisnis yang begitu menjanjikan ini. Bahkan Anda bisa mendapatkan omzet lebih dari Rp 2.000.000 per bulannya, fantastis bukan?

Bisnis ini akan semakin menjanjikan jika didirikan di area perkotaan. Ya, orang-orang yang sibuk bekerja tentu tidak sempat untuk mencuci bajunya sendiri, sehingga mereka lebih memilih memakai jasa loundry untuk mencuci pakaiannya. Selain lebih murah, mereka juga tidak perlu mengeluarkan tenaga untuk membersihkan bajunya.

Nah, jika Anda ingin mendirikan usaha laundry ini, maka buatlah izin yang resmi dengan melengkapi syarat-syarat seperti yang disajikan di bawah ini.

  1. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dari Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan)
  2. Izin Pembuangan Air Buangan ke aliran sumber air
  3. SITU (Surat Izin Tempat Usaha) atau Izin Gangguan (HO) dari Dinas Perizinan
  4. Surat pernyataan yang menyatakan bahwa usaha tersebut tidak memberatkan lingkungan atau tetangga sekitar. Perlu diingat bahwa semakin menjamurnya usaha laundry membuat masyarakat menjadi resah karena menimbulkan bau yang tidak sedap.


Permohonan izin pembuangan air buangan harus diserahkan kepada Dinas Perizinan yang dilampiri dengan.

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik atau pemohon
  • Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan site plan
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan
  • Keterangan domisili Perusahaan yang berasal dari lurah atau camat setempat
  • Fotokopi bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir
  • Fotokopi keterangan status kepemilikan tanak atau surat kepemilikan tanah
  • Surat pernyataan tidak keberatan dari tetangga atau lingkungan yang berdekatan atau bersebelahan dengan lokasi usaha
  • Peta lokasi pembuangan ke sumber air dengan skala minimal 1:100 dan juga peta situasi skala 1:1000
  • Surat rekomendasi dari cabang Dinas Perairan
  • Proposal teknis rencana mengenai volume air yang akan dibuang ke sumber sungai atau saluran
  • Surat rekomendasi dari lurah dan juga camat setempat
  • Surat rekomendasi dari Badan Pengelola Lingkungan Hidup dari kota setempat
  • Gambar konstruksi bangunan dari yang telah disetujui oleh instansi setempat lengkap dengan water mater atau bangunan ukur dengan memperhatikan garis sempadan saluran/sungai ( batas yang menandai wilayah bantaran banjir ditambahkan dengan lebar longsoran tebing sungai yang mungkin terjadi).

Demikianlah persyaratan yang harus Anda penuhi untuk bisa mendapatkan izin usaha loundry yang resmi dari pemerintah.

artikel asli ada di:
http://mediabisnisnesia.blogspot.com/2017/09/cara-mengurus-izin-usaha-laundry.html

Saturday, January 18, 2020

Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet

Meskipun simple tapi mencuci sepatu gak boleh asal, lho!

Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet

Sepatu yang biasa kita gunakan beraktivitas sehari-hari lama kelamaan pasti akan kotor karena debu dan kotoran.
Supaya kembali bersih dan nyaman digunakan, kamu pun harus mencuci sepatu yang kotor. Namun, masih banyak nih yang belum memahami bagaimana cara mencuci sepatu yang benar.

Mungkin terderngar sepele, namun cara mencuci sepatu yang salah ternyata bisa bikin alas kaki kesayanganmu cepat rusak. Supaya enggak salah lagi, yuk langsung simak step mencuci sepatu berikut ini.

1. Cuci sepatu dengan teknik berbeda sesuai bahannya
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet

Setiap sepatu terbuat dari bahan-bahan yang berbeda. Inilah yang membuat kamu juga harus melakukan perawatan dan cara mencuci sepatu yang berbeda pula. Untuk sepatu berbahan kanvas atau kain bisa dicuci dengan cara digosok menggunakan sikat dan detergen.

Bila sepatumu terbuat dari bahan suede, sangat tidak disarankan mencuci sepatu dengan merendamnya. Cukup sikat menggunakan sikat khusus untuk bahan suede atau sikat gigi dengan bulu halus.

Sementara untuk membersihkan sepatu berbahan leather atau kulit bisa dilakukan dengan mengelap menggunakan spons. Bisa juga disikat dengan sikat halus secara berlawanan dengan arah permukaan kulitnya. Jangan lupa untuk mengelap sepatu hingga kering jika sudah selesai dibersihkan.

2. Jangan langsung direndam, sikat kotoran dengan teknik cuci kering terlebih dahulu
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet

Kotoran seperti lumpur atau tanah akan lebih mudah dibersihkan bila sepatu masih dalam keadaan kering. Kamu bisa sikat tanah atau lumpur yang menempel. Untuk membersihkan kotoran yang tersisa, kamu bisa sikat kembali menggunakan campuran air dan detergen.

3. Jangan lupa bersihkan bagian sol sepatu
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet
Step satu ini mungkin masih sering kamu lupakan. Padahal membersihkan area sol sepatu juga penting, lho! Sol yang bersih membuat sepatu terlihat bersih layaknya sepatu baru. Cukup gosok secara perlahan hingga semua kotoran hilang agar tidak merusak sol sepatumu.

4. Hindari menjemur sepatu di bawah paparan sinar matahari langsung
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet
Cara Mencuci Sepatu yang Baik dan Benar Agar Awet

Nih, kesalahan yang paling banyak dilakukan. Setelah selesai mencuci sepatu, biasanya kita akan menaruhnya di area yang terpapar sinar matahari. Padahal cara ini merupakan hal yang salah karena bisa membuat warna sepatu pudar serta serat kain pada sepatu rusak.

Keringkan sepatu dengan cara ditaruh di tempat teduh atau diangin-anginkan menggunakan kipas angin. Sebelum disimpan, pastikan sepatu benar-benar bersih agar tidak berjamur dan berbau apek saat akan digunakan, ya!

Bagaimana? Kamu masih sering melakukan kesalahan cara mencuci sepatu di atas? Mulai sekarang segera hindari, ya!

Artikel Asli di:
https://www.idntimes.com/life/diy/ulfa-luthfia-hidayatty/cara-mencuci-sepatu-yang-benar/full

Thursday, January 16, 2020

Patut Dicoba, 10 Cara Mudah Bersihkan Noda Membandel di Baju

Liputan6dotcom

Hal paling menyebalkan ketika mencuci baju yakni saat noda yang tertinggal di pakaian tidak bisa dibersihkan. Noda yang menempel pada pakaian tentu akan meninggalkan bekas yang tidak sedap dipandang.

Beberapa noda yang sangat sulit untuk dihilangkan di antaranya noda tinta, noda keringat pada bagian ketiak, noda kopi, dan lain sebagainya. Detergen dengan merek terkenal sekalipun, tak akan bisa menjamin bahwa noda tersebut dapat hilang dengan sempurna.

Namun, sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi. Beberapa tips jitu ini akan memberikan solusi bagaimana cara membersihkan noda-noda pada pakaianmu.

Sekarang kamu tidak perlu merasa takut lagi jika pakaianmu terkena noda yang sulit dihilangkan.

1. Noda Saus
Noda Saus
Noda Saus
Sumber: howstuffworks.com
Untuk membersihkan noda ini, bahan yang kamu butuhkan adalah sebuah pisau, sabun cuci piring, dan cuka putih.

Langkah yang harus kamu lakukan adalah kerik sisa noda saus pada baju menggunakan pisau. Setelah bersih, tutupi bagian noda tersebut menggunakan sabun cuci piring dan tambahkan cuka putih di atasnya. Lalu diamkan selama 10 menit dan bilas di bawah air mengalir sampai noda tersebut hilang.


2. Noda Tinta
Noda Tinta
Noda Tinta
Sumber: thespruce.com
Bahan yang kamu butuhkan adalah, hairspray dan selembar handuk atau sepotong kain. Langkah yang harus kamu lakukan yakni semprot noda tinta dengan hairspray dan diamkan selama 10 menit. Serap noda dengan handuk atau kain dan cuci seperti biasa.


3. Noda Minyak
Noda Minyak
Noda Minyak
Sumber: redhanger.com
Untuk menghilangkan noda minya, kamu membutuhkan tisu, bedak bayi atau tepung, sabun cuci piring, dan air.

Langkah yang harus kamu lakukan adalah membersihkan sisa minyak pada pakaian menggunakan tisu, tambahkan bedak bayi atau tepung ke atas noda dan diamkan selama satu jam hingga minyak terserap.

Bersihkan tepung atau bedak, oleskan sedikit sabun cuci piring pada noda, dan beri sedikit air. Gosok baju secara perlahan dan cuci baju seperti biasa menggunakan mesin cuci.


4. Noda Darah
Noda Darah
Noda Darah
Sumber: scienceabc.com
Nah, jika pakaianmu terkena noda darah, kamu hanya membutuhkan air dingin, garam, dan hidrogen peroksida.

Langkah yang harus kamu lakukan adalah campur garam dan air di dalam mangkuk. Rendam baju yang memiliki noda selama 10 menit. Lalu bilas dan oleskan hidrogen peroksida pada noda dan diamkan selama lima menit. Setelah itu cuci baju seperti biasa menggunakan mesin cuci.


5. Noda Kopi
Noda Kopi
Noda Kopi
Sumber: people.com
Noda kopi pasti sering mengotori pakaianmu. Nah, untuk menghilangkan noda tersebut pada pakaianmu, kamu hany perlu membutuhkan air dingin dan sabun cuci piring cair.

Untuk noda baru, kamu bisa membasahi bagian belakang noda dengan air mengalir hingga baju yang terkena noda menjadi bersih. Jika tidak berhasil, campurkan sabun pencuci piring cair dengan air dingin lalu tuangkan pada noda.

Gosok baju secara perlahan. Diamkan selama setengah jam dan gosok lagi secara perlahan. Setelah itu, bilas dengan air dingin dan cuci seperti biasa.

6. Noda Keringat Pada Ketiak
Noda Keringat
Noda Keringat
Sumber: sweatblock.com
Bahan yang kamu butuhkan adalah satu cup cuka, setengah cup soda kue, satu sendok teh garam, dan satu sendok teh hidrogen peroksida.

Langkah yang harus lakukan, yakni taruh baju di dalam wadah, rendam dengan cuka dan dua cup air hangat selama 30 menit. Pada wadah lain, campur sisa bahan hingga teksturnya berubah menjadi seperti pasta.

Selanjutnya, keluarkan baju dari rendaman cuka dan letakkan di atas handuk. Oleskan pasta tadi ke bagian noda keringat dan diamkan selama 25 menit.

Bilas bagian pasta tadi dan cuci seperti biasa menggunakan mesin cuci.


7. Noda Lipstik
Noda Lipstik
Noda Lipstik
Sumber: popsugar.com
Jika kamu ingin menghilangkan noda lipstik pada bajumu, kamu hanya perlu hairspray dan kain yang lembap. Langkah yang harus kamu lakukan adalah semprotkan hairspray ke seluruh area noda dan diamkan selama kurang lebih 10 menit. Setelah itu, bersihkan bagian yang terkena noda dengan menyekanya menggunakan kain lembap.

Jika sudah, cuci seperti biasa untuk menghilangkan sisa noda.


8. Noda Lumpur
Noda Lumpur
Noda Lumpur
Sumber: howstuffworks.com
Noda lumpur biasanya banyak mengotori baju anak-anak. Nah, untuk menghilangkan noda lumpur pada pakaianmu, kamu hanya perlu cuka dan air secukupnya.

Langkah yang harus kamu lakukan adalah campurkan cuka dengan air dan tuangkan pada noda di baju. Diamkan selama 5-10 menit. Jika noda tidak juga hilang, maka tambahkan campuran cuka dengan air dan gosok secara perlahan. Setelah itu, cuci baju tersebut seperti biasa menggunakan mesin cuci.


9. Noda Cokelat
Noda Cokelat
Noda Cokelat
Sumber: ivorysnow.ca
Bahan yang kamu butuhkan adalah sebuah pisau, susu, air dingin, dan detergen cair. Hal pertama yang harus dilakukan yaitu kerik sisa noda cokelat pada baju menggunakan pisau. Jika sudah, tuangkan susu pada bagian noda dan tunggu selama 5 menit.

Bilas bagian yang terkena noda di bawah air dingin dan gosok menggunakan jari. Setelah itu, oles noda cokelat dengan detergen cair dan masukkan ke dalam mesin cuci.


10. Noda Rumput
Noda Rumput
Noda Rumput
Sumber: thespruce.com
Bahan yang kamu butuhkan hanyalah cuka secukupnya. Langkah yang harus dilakukan yakni oleskan bagian noda dengan menggunakan cuka. Gosok secara perlahan dan diamkan selama 10 menit. Setelah itu, cuci pakaian seperti biasa.

Semoga tips tersebut dapat membantumu untuk membersikan noda membandel di pakaian, ya. Selamat mencoba!

Reporter:

Rahma Wulan Mei Anjaeni


Universitas Pendidikan Indonesia

Artikel asli di :

https://www.liputan6.com/citizen6/read/3936387/patut-dicoba-10-cara-mudah-bersihkan-noda-membandel-di-baju

6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian

Kebiasaan sepele saat mencuci yang seharusnya dihindari
Rahmalia Nurida

Mencuci menjadi salah satu rutinitas penting kita. Namun masih banyak orang yang melakukan kesalahan-kesalahan kecil saat mencuci baik secara manual maupun dengan mesin cuci. Kesalahan ini memang terdengar sepele namun penting untuk dihindari. Selain berpengaruh pada cara perawatan pakaian, mencuci dengan baik dan benar juga berpengaruh pada kesehatan loh. Yuk kita intip hal-hal yang seharusnya dihindari saat kita mencuci pakaian!

1. Menggunakan terlalu banyak detergen
6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian
Kebiasaan ini yang paling sering dilakukan. Pemakaian detergen yang terlalu banyak akan menghasilkan busa yang lebih banyak juga. Busa berlebih ini nantinya akan menahan kotoran yang menempel di serat-serat pakaian. Hal ini yang menjadi penyebab timbulnya noda kuning akibat bakteri yang menumpuk pada pakaian yang dicuci dengan terlalu banyak detergen.

2. Menuangkan detergen langsung di atas pakaian
6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian
Cara melarutkan detergen yang baik adalah dengan terlebih dahulu menuangkan air ke dalam ember atau mesin cuci, dilanjutkan dengan menuang detergen secukupnya. Kebiasaan menuang detergen secara langsung di atas pakaian mengakibatkan pakaian akan teresidu busa detergen. Butir pada detergen bubuk yang tidak larut sempurna akan tertinggal di serat kain yang nantinya akan menimbulkan noda.

3. Tidak memisahkan pakaian dalam
6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian
Mencampur pakaian dalam dengan pakaian lain saat mencuci sangat dianjurkan untuk dihindari. Karena hal ini menyebabkan bakteri dan jamur dalam pakaian dalam akan berpindah pada pakaian lain. Sebaiknya pakaian dalam dicuci terpisah dan dianjurkan untuk dicuci secara manual agar hasilnya bersih maksimal.

4. Menggosok noda terlalu keras
6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian
Noda yang sulit dihilangkan seringkali membuat kita tidak sabar saat menggosoknya. Padahal hal ini bukannya membuat noda cepat hilang, tapi justru hanya merusak serat pakaian. Jadi dibanding dengan menggosok terlalu keras, lebih baik menguceknya dengan perlahan hingga noda tersebut menghilang.

5. Membiarkan kerutan di pakaian setelah mencuci
6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian
Pakaian setelah dicuci baik dengan mesin maupun secara manual akan menimbulkan kerutan. Pada beberapa jenis bahan pakaian, kerutan ini jika diabaikan akan sulit untuk membuatnya halus kembali meskipun disetrika. Untuk itu lebih baik sebelum dijemur pastikan pakaian dikibas-kibaskan untuk menghindari kerutan pada pakaian.

6. Tidak menutup resleting atau membuka kancing baju saat mencuci
6 Kesalahan Umum yang Seharusnya Dihindari Saat Mencuci Pakaian
Hal ini merupakan kesalahan yang paling sering diabaikan. Menutup risleting pakaian berfungsi untuk menghindari pakaian lain agar tidak tergores serta menghindari pakaian melar.

Untuk pakaian berkancing sebaiknya dibuka saat mencucinya. Hal ini dilakukan agar lubang kancing tidak melar dan menghindari jahitan kancing mengendur.

Itulah 6 kesalahan yang paling sering dilakukan saat mencuci pakaian. Terlihat sepele namun sangat penting untuk kita hindari. Nah sekarang kamu bisa mulai mencuci dengan baik dan benar yaa.

Artikel ASli di:
https://www.idntimes.com/life/inspiration/rahmalia-nurida-1/6-kesalahan-umum-yang-seharusnya-dihindari-saat-mencuci-pakaian-c1c2/full

Bagi Pemula, Ikuti 5 Trik Mencuci Pakaian dengan Mudah Ini!

Bagi Pemula, Ikuti 5 Trik Mencuci Pakaian dengan Mudah Ini!

Menggunakan pakaian yang bersih akan membuatmu merasa nyaman saat beraktivitas dan terhindar dari kuman penyakit. Untuk mendapatkan pakaian yang bersih, tentu kamu harus mencucinya setelah digunakan seharian atau terkena noda. Sayangnya, tidak semua orang tahu cara mencuci pakaian yang benar.

Bagi kamu yang masih bingung, tenang saja karena Kania akan membagikan 5 trik mencuci pakaian dengan mudah bagi pemula berikut ini.

Sebelum mencuci, pisahkan dulu pakaiannya

mencuci baju dipisahkan menurut warna pada bak laundry berbeda

mencuci baju dipisahkan menurut warna pada bak laundry berbeda

Karena diburu waktu atau malas mencuci pakaian berkali-kali, beberapa orang akan mencucinya sekaligus. Padahal, memisahkan pakaian berdasarkan warna itu sangat penting untuk mencegah pakaian kelunturan. Yuk, mulai biasakan untuk memisahkan pakaian berwarna putih dan gelap sebelum mencuci!

Kalau kamu mau mencuci pakaian baru juga sebaiknya dipisah terlebih dahulu karena ada beberapa pakaian yang warnanya akan luntur pada saat pertama kali dicuci. Kalau ternyata tidak luntur, kamu bisa mencampurnya dengan pakaian lain saat mencuci yang kedua kali.

Larutkan sabun cuci dengan air terlebih dahulu

detergen bubuk bertaburan dan sekop detergen untuk mencuci pakaian
detergen bubuk bertaburan dan sekop detergen untuk mencuci pakaian

Ternyata cara menggunakan sabun cuci pakaian juga ada aturannya. Bagi kamu yang selama ini menuangkan sabun cuci di atas pakaian kemudian baru memberinya air, itu salah. Cara yang benar untuk mencuci pakaian adalah melarutkan sabun cuci terlebih dahulu dengan air supaya sabunnya merata saat proses perendaman. Untuk takarannya, silahkan ikuti petunjuk mencuci yang ada pada kemasan sabun cuci.

Cara mencuci pakaian dengan mengucek

mencuci pakaian merah dengan mengucek
mencuci pakaian merah dengan mengucek

Bagi kamu yang tinggal sendirian, jumlah pakaian kotor akan lebih sedikit dibandingkan mereka yang tinggal sekeluarga sehingga tidak membutuhkan mesin cuci. Lumayan untuk berhemat, kan? Nah, cara mencuci pakaian dengan mengucek pun sangat mudah.

Pertama-tama, rendamlah pakaian kotor di dalam air sabun selama 30 menit. Setelah itu kuceklah pakaian secara perlahan supaya tidak merusak teksturnya. Jika ada noda, fokus bersihkan noda tersebut menggunakan ujung jari atau sikat yang lembut. Apabila nodanya membandel, manfaatkan pemutih untuk pakaian putih dan sitrun untuk pakaian berwarna.

Setelah mencuci, jangan lupa dibilas

mencuci pakaian warna pink dan kuning dengan direndam dalam air
mencuci pakaian warna pink dan kuning dengan direndam dalam air

Tidak kalah penting dari mengucek pakaian, proses membilas saat mencuci pakaian juga perlu dilakukan dengan benar supaya tidak menimbulkan bau apek setelah kering. Caranya dengan menyiapkan dua ember berisi air bersih. Celupkan pakaian ke air bersih sambil dikucek perlahan agar busanya tertinggal. Setelah itu celupkan lagi ke air bersih di ember berikutnya dengan cara yang sama. Lakukan lagi proses mencuci yang satu ini apabila pakaian masih berbusa.

Perhatikan juga cara mengangkat pakaian dari dalam air yang benar, yaitu mengangkat seluruh bagian pakaian menggunakan dua tangan. Hal ini untuk mencegah pakaian lebih cepat melar. Proses pembilasan saat mencuci ini terlalu melelahkan? Kalau begitu, manfaatkan pelembut sekali bilas yang sudah banyak dijual di pasaran. Kamu hanya perlu membilas pakaian sekali kemudian rendam saja dalam pelembut tersebut. Sambil menunggu, kamu bisa mengerjakan hal yang lain.

Setelah mencuci pakaian, peras airnya

dua tangan memeras baju hitam setelah mencuci
dua tangan memeras baju hitam setelah mencuci

Setelah mencuci pakaian dan busanya sudah benar-benar hilang, maka kamu perlu memeras pakaian supaya air keluar. Proses memeras ini dapat membantu pakaian lebih cepat kering. Tapi, jangan memeras pakaian terlalu kencang karena serat pakaian bisa rusak dan menjadi melar. Daripada memelintirnya dengan berlebihan, coba remas pakaian terlebih dahulu. Untuk pakaian yang berbahan tipis, langsung saja dijemur dan diangin-anginkan.

Trik mencuci pakaian di atas sangat mudah kan? Bagi kamu yang tinggal sendiri, kumpulkan saja pakaian kotormu dan mencuci setidaknya setiap dua hari sekali supaya menghemat air, waktu, dan juga energimu.

Artikel asli di :
https://www.dekoruma.com/artikel/84923/trik-mencuci-pakaian-bagi-pemula

5 Cara Mencuci Kain Songket Serta Tips Merawatnya

5 Cara Mencuci Kain Songket Serta Tips Merawatnya



Cara mencuci kain songket sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan cara mencuci kain tenun pada umumnya namun bukan berarti Anda bisa menganggapnya enteng jika tidak ingin kain songket kesayangan Anda rusak. Memang benar, jika berhubungan dengan kain tenun tradisional seperti kain songket ini kebanyakan orang memilih untuk menggunakan jasa dry-clean atau laundry untuk memastikan kualitas kain songket tetap terjaga. Namun demikian mengetahui cara mencuci dan merawat kain songket sendiri juga bisa sangat menguntungkan, karena selain dapat menghemat biaya dry-clean atau laundry yang tidak murah, Anda bisa merawat kain songket kesayangan Anda kapan saja.

Jika Anda orang Indonesia tentunya tidak asing lagi dengan kain songket karena kain songket adalah salah satu jenis kain tradisional khas Melayu yang merupakan salah satu suku mayoritas di Indonesia. Salah satu ciri khas kain songket adalah selipan benang emasnya atau perak yang membuat tampilan kain ini terlihat sangat mewah. Jadi tidak heran jika kebanyakan kain songket digunakan hanya untuk menghadiri acara-acara besar saja. Karena kain songket merupakan warisan kebudayaan Melayu jadi sebenarnya kain songket tak hanya ditemukan di Indonesia saja tapi juga menjadi bagian dari kebudayaan Malaysia.

Perawatan dan Cara Mencuci Kain Songket Yang Tepat

Jika Anda memiliki beberapa koleksi kain songket jangan ragu-ragu untuk mencucinya jika memang dirasa kain songket perlu untuk dicuci. Karena proses pencucian kain songket adalah cara yang efektif untuk menghilangkan debu-debu yang menempel yang kalau dibiarkan justru dapat menghilangkan kilapnya benang-benang emas yang ditenun. Namun cara mencuci kain songket tidaklah sembarangan, berikut adalah beberapa langkah yang perlu Anda ketahui ketika akan mencuci kain songket.

Cucilah kain songket dengan menggunakan tangan jangan menggunakan mesin cuci.
Siapkan baskom atau ember dan beri detergen khusus kain tenun, sutra atau bisa juga seperti cara mencuci batik dengan lerak untuk mencuci kain songket.
Jangan direndam tapi cukup dicelup-celupkan saja dan untuk menghilangkan airnya bisa diurut dari atas ke bawah dan dikebas-kebaskan kemudian.
Jangan menjemur kain songket di bawah sinar matahari langsung dan kalaupun dijemur di tempat tidur pastikan posisinya dibalik.
Setelah kain songket kering cari tahu cara menyetrika kain songket yang benar.

Namun demikian masih ada beberapa tips tambahan yang juga harus Anda ketahui untuk memastikan bahwa kualitas kain songket Anda tetap terjaga.

Sebaiknya kain songket tidak boleh terlalu sering dicuci. Cuci jika perlu benar-benar dicuci misalnya sudah sangat berdebu dan terdapat noda.
Kain songket sebaiknya disimpan dengan cara digantung karena kalau dilipat bisa menyebabkan benang-benang emas yang ditenun putus atau pata. Selain itu kain songket juga tidak boleh dilpisi oleh plastik karena kebanyakan orang berfikiran bahwa dengan dilapisi plastik maka kain songket akan terbebas dari debu tapi kenyataannya kain songket justru bisa menjadi lembab.
Kalaupun tidak digantung, gunakan karton khusus yang biasa digunakan oleh penjual kain songket. Jadi kain songket tidak dilipat tapi digulung. Lapisi dengan kertas bebas asam dan simpan dikotak khusus untuk selalu menjaga kain songket.

Walaupun saat ini terdapat banyak sekali produk kimia yang bisa disemprotkan ke kain untuk menghindarkan kain dari ngengat dan jamur namun sebaiknya menggunakan bahan-bahan alami saja seperti merica atau cengkeh. Karena produk-produk tersebut bisa saja meninggalkan noda pada kain. Kalaupun memang terpaksa bisa menggunakan kapur barus namun tentunya Anda harus siap dengan bau kapur barus yang bisa saja menempel pada kain songket Anda.

Sumber Asli dari:
http://setrika.co.id/cara-mencuci-kain-songket